Jumat, September 18, 2009

Salam Lebaran

 Kami segenap dan seganjil pasien HuffleMungo Hospital mengucapkan

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H

Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin

تقبل الله منا ومنك 

Jumat, Juli 03, 2009

Tiang Listrik Dekat Pohon Kamboja

Aku merenung,
menatap bulan pucat di antara gunung,
awan yang bingung,
dan bintang yang murung.

malam ini purnama,
tapi tak ada aum serigala,
maupun sosok hantu perubah rupa,
apalagi, wanita muda.

Aku benci berdiri di sini !
Bersanding dengan wanita tua.
Yang bergoyang semangat mencaci,
menaburiku dengan kelopak duka.

aku benci terpaku di sini !
Bersama si wanita tua.
Yang terus mencibir menusuk hati.
Memukuliku dengan dahan kasar.

Aku benci tak berdaya di sini !
Menatap iri pada sahabat-sahabatku,
tanpa si iblis tua dengan kelopak berjatuhan.
Hanya bersama langit atau dinding mati,
mengantar energi semampuku,
tanpa wanita tua dengan aroma kematian.

aku menunggu pagi tiba,
berdoa agar angin reda,
supaya wanita ini tak lagi gelisah,
sehingga aku tak lagi resah.

Aku benci menjadi diriku sendiri,
si tiang listrik yang terpaku di sini,
aku tak ingin bersama si wanita tua !
Namanya pohon kamboja...

By: Mecha Skeeter

Senin, Juni 22, 2009

Gathering Pedopil versi Risvi

Ini versi aku, versi Beje-Aldi? Minta aja~

Haia, hari minggu kemarin, 21-06-09 adalah waktu dimana kami para sarapers bertemu. Yup, ini adalah Gathering Hufflepuff-Hufflemungo yang aku ikuti kedua. Hahah. Sebenernya seharusnya yang dating itu sih, aku, Beje-Aldi, Narra, Ka Ipeh, dan Ka Ran. Eh, masa pas hari-hari sebelumnya, si Ka Ipeh bilang ga bisa, mau ke kondangan, malem sehari sebelum gath, Narra bilang ga bisa dateng gara-gara mau remed di sekolah. Yeah, jadi tinggal aku, Aldi, dan Ka Ran. Ya, udah deh, lanjut saja gath-nya. Ehm, sebenernya aku, Narra, sama Ka Ipeh itu mau bikin surprise buat Aldi, mau ngebanjur dia terus kasih dia baju item polos yang bisa ditandatngani. Heheh. Aku beli sepidol putih sama perak, terus aku beli tepung sagu gitu deh. Eh, dikarenakan Narra ga jadi, gagal deh. Tapi tetep aja aku mau ngebanjur Aldi. Jadi, sekitar jam setengah 12 malem, aku bikin ramuan. Masukin air ke botol, masuki tepung sagunya, kasih cuka, lada putih, dan kecap =)) Ya, aku kocok dan alhasil, pikirkan sendiri ;))

Keesokan harinya, ya, GATH! =)) Aku berangkat jam 6 pagi, sampai sana aku jam 8. Naek kereta express sih. Hahah. Kecepatan satu jam jadinya. Ya, nunggu sampai jam 9, nelp si Aldi, masih di jalan. Dam akhirnya dia sampai jam 10, see? 10! Ngaret satu jam =)) Ya, pertama aku lihat anak kecil dengan dresscode yang ia berikan = celana baju tas sandal HITAM <<< mau ngelayat siapa Di? ;)) Terus, aku tes aja dengan miscall. Hahah. Dia keluarin hp dia, ok, he is Aldi-Beje. Ok, aku mau samperin dia, eh dianya malah ke toilet coba. Hahah. Aku tunggu aja di samping toilet, ujug-ujug dia keluar dan langsung meilirik saia yang keren ini *dihajar*. Terus, salaman deh sama Aldi,

“Akhirnya ketemu juga kita,” kataku. =))

Lanjut, dengan acara jalan-gak-jelas gitu deh, sampai ketemu bangku dan langsung duduk di bawah mentari yang sangat panas. Ngobrol dan akhirnya aku mengeluarkan ramuan aku dan mulai mengintimidasi Aldi. Terus, ke bawah pohon gitu deh, tau ga, di tempat itu banyak orang pacarannya =)) berarti? Oh, tidak, saia tidak mungkin pacaran dengan Aldi ;)) terus pergi deh dari sana ke tempat yang lebih terang untuk main catur. Si Aldi yang bawa VAVAHN caturnya. Hahah. Main deh, dan dengan kerennya saia kalah dari anak kelas 7 :(( Ok, Di, saia mengakui-tidak-lebih-pintar-dari-anda-dalam-catur :(( Ya, kami sudahi saja dan kami simpan semua bidak catur, eh ada yang ketinggalan, saia gunakan untuk memancing Aldi mendekat aku, soalnya aku mau ngebanjur dia. Eh, si Ka Ran sms kalau tesnya selesai jam 4, jadi dia ga ikut :(( jadi berdua aja sama Aldi. ;)) Terus aku banjur deh, cuma yang kena itu tasnya, tubuh bagian kananannya dan rambutnya sedikit. =)) Maafkan saia Aldi~

Ya, kuantarkan dia ke toilet untuk ganti baju. Terus, keluar deh dia dengan baju kuning, celana jeans. Hahah. Terus, aku memutuskan untuk mengajak Aldi ke Grand Indonesia untuk makan, aku yang traktir deh~ =)) Terus, ya pergi deh, pertama sih nyari halte busway setengah mampus, dan akhirnya menemukan halte busway Bank Indonesia. Padahal dari situ tinggal jalan aja, tapi NO WAY! =)) Pas lagi jalan ke haltenya Narra telp, aku bilang pas di GI aja, ok. Pas di jembatan haltenya Kacipirit telp, aku bilang di GI aja. =)) Pas sampe GI sama sekali lupa =)) Terus, aku traktir deh si Aldi KFC. Terus, kami fotofoto gitu. Eh, kelupaan, pas di jalan kami juga foto-foto. Heheh. Terus aku ajak si Aldi ke Dancing Fountainnya GI. Ok, kami telat, sudah ramai di sana, tapi ya gapapa, masih kelihatan buat aku, ga tau si Aldi, dan aku suruh dia maju ke depan, badannya kecil jadi gampang nyelip =)) dia mau foto, tapi ga nyampe ya udah aku fotoin. Hahah. Selesai dari sana aku sama Aldi ke lantai atas, dan fotofoto lagi. Terus, ke tempat es krim gitu buat duduk, es krimnya? 28 rb! Ogah ah, beli spite aja 12.500! =)) Cuma buat numpang duduk doang. =)) Sambil main laptop dan foto-foto lagi. Hahah. Terus, akhirnya kami keluar GI deh, dan berdebat bagaimana aku mau ke halte busway GAMBIR 2? =)) Ya, aku ikutin aja kata Aldi. Kami ke harmoni dan ramai sekali di sana :| oh, nunggu deh, dan naik deh busway kea rah Pulo Gadung, arah rumah Aldi. Hahah. Dan kami berpisah di busway tersebut, dan gath selesai sudah. :((

Ya, bisa diblang hari itu aku kayak orang pedopil, duaan sama anak kelas 7, 2 tahun lebih muda daripada aku =)) dan kami menetapkan bahwa 21 Juni adalah hari pedopil sedunia =))

Oh, well, begitu saja cerita singkat aku mngenai gath pedopil kami =))

Minggu, Juni 14, 2009

Pengangkatan Beje sebagai ADMIN

Nyahahahahahah... <<< silahkan menilai sendiri =))

Well, setelah menimbang berat badan nimbang, bahwa dengan ini saia membutuhkan seorang admin lagi... Hahahah. Setelah ada diriku yang keren ini, dan bobos yang keren juga, maka dunia per-adminan HuffleMungo's Blog akan ditambah dengan orang yang tidak kalah kerennya juga dengan kami, who is he? not she ya! =))

Yeah, dengan bodohnya saia membuat anda penasaran, padahal sudah saia tulis namanya di judul =)) *bakar diri* Ya, orang keren itu adalah Beje, anak kelas 7 SMP yang akan naik ke kelas 8 SMP yang belum memiliki suara pecah. *peace je!*

Ya, karena Beje sudah bisa dibilang expert dalam menulis blog atau semacamnya dan kreatip serta lucu dan imut, maka saia yang bernama Risvi Maulana, pembuat blog ini mengangkat Beje sebagai Admin pada,

hari : Minggu
tanggal : 14 Juni 2009

HOREEEEEEE~ Mari kita sambut Admin baru kita, BEJE!!! *tebar tebar bunga kamboja* Emm, saia harap dedek beje ini bisa bekerja lebih baik daripada sang pembuat blog *tunjuk diri sendiri* okok?

Ok, sekian dan terimakasih~

Selasa, Juni 09, 2009

Gath LAGI!

Ya... Mungkin ini gath ga akan rame ya. Karena sudah pada confirm gitu. Hahah. Tapi, gapapa lah, kita jadikan saja!

21 Juni 2009
Monas
09.00 WIB

Emmm, kalau mau nanya gitu ke Huffle ya semuanya. Hahah. Kalau yang ikut kasih no hp kalian kepada aku dan Beje ya. Lewat PM aja di HPI. Hahaha. Okok?

^
^
^

lagi ga ada mood nulis. Hahaha.

Beje keren's Note: double post. saya hapus satu.

Selasa, April 28, 2009

FF Romansa Vahn - Chibul

Ada apa dengan dua mahluk ini? Mari kita lihat FF yang dibuat oleh pak de Vahn ini..

Rating: G untuk Gak jelas!

Di kejauhan, terlihat seorang gadis manis dengan rambut dikepang delapan yang ujung-ujungnya dicat merah jambu, berlari dalam adegan slow motion sambil memanggul tiang bendera di pundaknya. (sfx: Koi Mil Gaya) Gadis itu adalah Chibi Maru-Maru Kuchink. Dia mendatangi Vahn… dalam adegan slow motion. (Pada ngerti slow motion kan? Awas kalo ga ngerti!)


“Hosh..hosh..hosh…” <-- kalo di komik-komik orang kecapean kayak gitu ngomongnya. Dan Chibi pun sama seperti di tokoh dalam komik yang kecapean setengah mampus. Lidahnya udah keluar 10 senti dari bibir.

“Buset Chi, kok elu yang bawa tiang benderanya? Gue ngarep sih anak-anak cowok Hapel yang datang bawa tiang bendera, eh malah elu yang nongol. Kagak cape lu?” Vahn berkata.

“Kakak gak liat ya lidah Chi udah mau copot gara-gara kecapean!” bentak Chi sebal.

“Oh, mangap, gue kira elu mau nangkep nyamuk. Masih keturunan katak kan?” kata Vahn asbun. “Habis lidah Chi panjangan banget sih, mengingatkan gue kepada lidah katak yang-UPH!-WHOI-KHAFA-KHAFAAN-IHIH?-KHUE-KHAGA-WIHA-HAPAS-HIH! HUMPHAH!” (subtitle: WOI APA-APAN NIH? GUE GA BISA NAPAS NIH! SUMPAH!”

Chibi telah menyumpal mulut Vahn dengan ujung tiang bendera yang dibawanya. Vahn megap-megap.

“Kakak sih, ngatain Chibi keturunan katak… Apa? Lepasin? Ogah… Cium dulu doooonggg” *ketip-ketip*

“IHIH-KHUE-HEHIUS-FEHERAN-KHAGHA-FIHA-HAFASSSSSS!!! (subtitle: INI GUE SERIUS! BENERAN KAGA BISA NAPAS CHIBI SAYAAANG…) *yang lain ga usah komentar!*

“Apa, Kak? Gak bisa napas? Oh, ngomong dong…” Chibi menarik tiang benderanya. Ujung tiang bendera itu belepotan air liur. “Iugh…” Chibi mengerutkan mukanya. Ekspresi wajahnya tampak jijik melihat air liur yang menetes-netes dari ujung tiang bendera. Uoh, dia imut banget!

Vahn batuk-batuk. “Chibi kejam deh. Vahn nyaris aja mampus tadi…” *ngambek mode on*

Chibi nyengir.

Vahn masih ngambek.

Chibi ketawa.

Vahn ga ngaruh.

Chibi kentut.

Vahn pingsan.

“Yah? Kok kakak pingsan?” Chibi panik.

***


“Nah, beres sudah. Tiang bendera ini sangat sempurna!” kata Vahn. Setelah siuman dari pingsan singkatnya, Vahn berusaha menghujamkan tiang bendera yang ga ada benderanya sama sekali itu tadi ke tanah. Tiang itu sekarang berdiri kokoh, bersiap melakukan tugasnya. Mata Vahn berbinar-binar saat menatap tiang bendera itu.

Chibi ikut memandangi tiang bendera seraya berkata, “Iya, sempurna…seperti Kakak.”

Vahn ge-er. “Er… menurut Chibi kakak sempurna ya?” *blushing* (subtitle= merah-merah kemaluan. WAKAKAKAKAKAK).

Chibi mengangguk cepat. “Benar Kak, bagi Chibi, kakak sangat sempurnya, sesempurna tiang bendera ini. Muka Kakak, badan kakak, kulit kakak, bulu idung kakak, sungguh persis tiang bendera!”

Vahn terdiam. Dia mamandang Chibi dengan ekspresi wajah ‘MAKHSOD LOOO?’ khas ABG ghaul masa kini, ABG-ABG harapan bangsa. Sayang Vahn bukan ABG lagi. Jadi ekspresi ‘MAKHSOD LOOO?’ yang seharusnya membuat Vahn terlihat ghaul, malah membuatnya lebih mirip bunga bangke dikasih kumis ama rambut palsu. Alias: menyedihkan.

“Jadi gue mirip tiang bendera ya?” tanya Vahn, pura-pura cuek.

“Bagusan dikit sih tiang benderanya ketimbang kakak.” Chibi masih memandangi tiang bendera dengan ekspresi kagum yang tidak dibuat-buat.

Vahn mojok.
Bening mulai mengalir dari matanya.
Dalam hati dia menyalahkan bokap-nyokapnya atas keancuran muka, badan, kulit, dan bulu idungnya. Membuatnya dikatain ‘mirip tiang bendera’ oleh gadis manis berkepang delapan. VAHN = TIANG BENDERA? Nyambungnya di bagian mane tuh Chi?

“Kakak? Kakak kok nangis sih?”

“DIAM! DIAM!!!! LEBIH BAIK AKU PERGI DARI SINI!!!” Vahn meraung dan berlari menjauhi Chibi.

Chibi memanggil-manggil Vahn. “KAKAAAAK! Katanya mau nari striptis?”

Vahn tak menghentikan langkahnya, tapi balas berteriak, “GA JADIII! GUE MAU OPERASI PLASTIK DULUUU! BYEEEEE! SAMPAI JUMPAAAAAA!!!!

“KAKAK GIMANA SIIIIIIH? CHIBI UDAH CAPE-CAPE BAWA TIANG BENDERANYA KESINIIIIIIIII… MALAH GA JADI NARIIIIIII…. CHIBI BENCI KAKAAAAAAAAAAAKKKKK…”

“KALO MAUUUUU, CHIBI AJA YANG NARI STIPTISSSSSSSSS. MENDING GUE KESAMBER PETIR DEHH… HAHAHAHAHAHAHAHAHAAAAAA…” Suara Vahn semakin menjauh.

Chibi mengerutkan kening dan berkata pelan, “makhsod looo?” Nah, kali ini gaya Chibi pas banget kalo ngomong kayak gitu. Tanpa basa-basa, dengan kekuatan yang luar biasa ia menarik tiang bendera dari tanah, memasang kuda-kuda berbahaya, kuda-kuda yang biasa digunakan para altit lempar lembing.

Chibi mundur tiga langkah, maju dengan langkah pendek yang makin lama makin cepat, kemudian dia mulai berlari. Dengan sekuat tenaga, Chibi melemparkan tiang bendera itu seolah tiang bendera itu adalah tombak para ksatria penunggang kuda.

Sasaran tiang bendera itu sangat jelas: Vahn…

Tidak mungkin meleset. Sebab lemparan Chibi tidak pernah meleset.

Di atas Chibi, langit mulai berubah gelap. Awan gelap bergulung tanpa ampun menuju ke arah yang sama dengan Vahn. Perlahan… suara petir pun mulai terdengar.

Chibi tersenyum ketika teringat kalimat yang terkahir diucapkan Vahn,

“KALO MAUUUUU, CHIBI AJA YANG NARI STIPTISSSSSSSSS. MENDING GUE KESAMBER PETIR DEHH… HAHAHAHAHAHAHAHAHAAAAAA…”

The End.

Jumat, April 17, 2009

Mengenai Admin Blog HuffleMungo

Jeng! Admin kalian terkeren dan termenawan kembali! Hahah. Kesibukan yang membuatku tidak bisa merawat blog kita tercintah ini membuat aku membuat sebuah keputusan sbb,

Pengganti aku sebagai admin adalah Beje-Geje-Joenije <<< bener kagak ya? Nama teh meuni aneh. Hahah. *ditendang*

Jadi, selama aku bergelut dengan kemelut [s]di balik selimut dengan semut[/s] di realworld, admin kalian adalah Beje[s]jeran[/s]. Aku ga bisa ol kayak dulu, (bisa nyolong waktu ke warnet *evil grin*) karena kesibukan aku sebagai anak kelas 3 SMP. Hahah.

So, dengan dipostingkannya postingan ini, Beje resmi jadi admin pengganti aku. Untuk keseterusannya si Beje[s]jeran[/s] jadi admin tetap apa kaga, liat nanti. Hahah. *dirajam*